Di balik setiap produk yang berhasil sampai ke tangan konsumen, khususnya dalam skala besar dan antar pulau, dibutuhkan pengelolaan kontainer yang baik.
Daftar Isi
Pengelolaan kontainer adalah merencanakan, melaksanakan, dan mengoptimalkan penggunaan peti kemas untuk memindahkan barang dari titik A ke B.
Hal ini mencakup segala hal, mulai dari pemilihan jenis kontainer, pelacakan, hingga memastikan isinya aman dan tiba tepat waktu. Mari kita bahas seluk-beluk pengelolaan kontainer di artikel ini!
Pentingnya Pengelolaan Kontainer untuk Logistik
Agar lebih mudah memahaminya, mari kita jelaskan dengan melihat satu contoh kasus fiktif.
Anggaplah ada sebuah perusahaan ritel fesyen yang akan meluncurkan koleksi baju Lebaran terbaru. Produk mereka diproduksi di Vietnam dan harus sudah tersedia di seluruh gerai mereka di Indonesia satu bulan sebelum hari raya. Keterlambatan pengiriman berarti kehilangan momen penjualan terbesar dalam setahun.
Di sinilah terlihat peran penting pengelolaan kontainer yang dapat dikaitkan langsung dengan keberhasilan bisnis, yaitu:
1. Menjaga Momentum Penjualan (Kelancaran Rantai Pasok)
Bagi perusahaan ritel fesyen tersebut, keterlambatan kontainer selama satu minggu saja bisa berakibat fatal.
Pengelolaan yang baik memastikan mereka memesan kontainer jauh-jauh hari, mengatur jadwal pengapalan yang tepat, dan memastikan alur barang dari pabrik ke toko tidak terhambat.
Hasilnya, produk tiba tepat waktu saat permintaan konsumen sedang di puncaknya.
2. Melindungi Profitabilitas (Efisiensi Biaya)
Jika kontainer tidak dikelola dengan benar, perusahaan ritel fesyen tersebut harus membayar denda keterlambatan (demurrage) karena kontainernya tertahan di pelabuhan akibat dokumen yang salah.
Atau jika mereka memesan kontainer yang isinya tidak maksimal sehingga biaya per unit produk menjadi mahal.
Pengelolaan yang cermat memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan untuk logistik memberikan hasil maksimal dan melindungi margin keuntungan mereka.
3. Menjaga Kualitas Produk
Apa jadinya jika koleksi baju Lebaran yang mahal tiba dalam keadaan lembab, berjamur, atau rusak karena kontainer bocor atau cara pemuatan yang salah?
Manajemen kontainer yang baik mencakup proses pengecekan kondisi peti kemas dan teknik pemuatan (stuffing) yang benar. Jadi, produk tiba dalam kondisi sempurna dan siap jual.
4. Memberikan Kepastian Bisnis
Tim pemasaran perusahan tersebut perlu tahu kapan mereka bisa mulai memasang iklan koleksi baru telah tiba.
Dengan sistem pelacakan kontainer, manajemen tahu persis di mana posisi barang mereka dan kapan perkiraan tibanya.
5. Membangun Reputasi Baik
Pada akhirnya, pelanggan tidak peduli dengan masalah pengiriman di pelabuhan. Mereka hanya ingin baju yang mereka lihat di iklan tersedia di toko.
Dengan memastikan barang tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik, perusahaan berhasil memenuhi janjinya kepada pelanggan yang akhirnya membangun loyalitas dan citra merek positif.
Tips Mengelola Kontainer untuk Logistik Bisnis, agar Operasional Lebih Efisien


1. Lakukan Perencanaan Matang
Mulai rencanakan kebutuhan kontainer Anda untuk 3-6 bulan mendatang dengan mempertimbangkan data penjualan dan tren pasar.
Selanjutnya, pastikan seluruh tim, mulai dari penjualan, produksi, hingga gudang memiliki tujuan yang sama.
Berdasarkan informasi tersebut, susunlah jadwal pemesanan terperinci, lengkap dengan rencana cadangan untuk mengantisipasi masalah.
Dalam perencanaan ini, Anda juga harus memasukkan variabel penting, seperti potensi biaya tambahan di musim puncak, ketersediaan jadwal kapal, dan waktu tunggu dari pemasok.
2. Pilih Jenis dan Ukuran Kontainer yang Tepat
Kenali dulu karakteristik barang Anda. Aturan umumnya sebagai berikut:
- Barang kering biasa: Pilih dry container 20 atau 40 feet.
- Barang besar/tinggi (misalnya furnitur): Sebaiknya gunakan kontainer high cube untuk mendapatkan ruang tambahan ke atas.
- Barang sensitif suhu (makanan, obat): Wajib pakai reefer container dan pastikan pengaturan suhunya sudah benar.
Selalu perhitungkan biayanya. Kadang-kadang, memesan satu kontainer 40HC bisa lebih murah dibandingkan memesan dua kontainer 20 feet.
3. Optimalkan Proses Loading dan Stuffing
Atur cara memasukkan barang ke kontainer dengan lebih efisien. Sebaiknya, buat rencana pemuatan yang rinci sebelum kontainer tiba, dan jika memungkinkan, gunakan aplikasi khusus untuk membantu menyusun barang agar tidak ada ruang yang terbuang.
Pastikan barang yang berat diletakkan di bagian bawah dan sebar bebannya secara merata agar kontainer stabil. Ikat dan ganjal barang dengan benar untuk mencegahnya bergeser selama perjalanan.
Terakhir, jangan lupa ambil foto atau video saat proses pemuatan sebagai bukti kondisi barang sebelum dikirim.
4. Kelola Dokumentasi dengan Teliti
Urus semua dokumen pengiriman dengan sangat teliti. Dalam pengiriman kontainer, ada banyak sekali dokumen yang dibutuhkan, seperti bukti pemesanan, surat jalan, daftar barang, dan faktur.
Agar tidak ada yang terlewat, buatlah daftar periksa (checklist) untuk setiap pengiriman dan tunjuk satu orang yang bertanggung jawab.
Sebaiknya, ubah semua dokumen menjadi digital dan simpan online di tempat yang rapi agar mudah diakses.
Pastikan semua informasi sudah benar, karena kesalahan kecil, seperti salah ketik pada kode barang bisa membuat kontainer tertahan berhari-hari di bea cukai.
5. Perhatikan Waktu Pemakaian Kontainer
Jangan sampai kena denda karena telat mengembalikan kontainer. Anda punya jatah hari gratis dari perusahaan pelayaran, biasanya sekitar satu sampai dua minggu.
Pasang alarm pengingat beberapa hari sebelum jatah itu habis. Minta juga penerima barang untuk cepat-cepat membongkar muatan.
Kalau memang butuh waktu lebih, urus perpanjangannya dari awal, jangan ditunda. Sebab, denda keterlambatan memakan biaya sangat mahal.
6. Cek Rutin Kontainer Sebelum Dipakai
Selalu periksa kondisi kontainer secara menyeluruh sebelum memasukkan barang. Lihat bagian luarnya apakah ada yang penyok atau berkarat, pastikan pintunya bisa dibuka-tutup dengan baik, dan periksa segel karetnya.
Bagian dalamnya juga harus bersih, terutama kalau Anda mengirim produk makanan. Untuk kontainer pendingin, jangan lupa tes mesin pendinginnya minimal 4 jam sebelum digunakan.
Catat dan foto semua temuan Anda. Jika ada kerusakan, segera minta ganti kontainer atau setidaknya dapatkan bukti tertulis dari pihak pelayaran untuk berjaga-jaga jika nanti ada masalah.
7. Jalin Hubungan Baik dengan Partner Logistik
Jalin relasi yang kuat dengan partner logistik Anda, seperti perusahaan pelayaran atau jasa ekspedisi.
Mitra yang memiliki hubungan baik dengan Anda biasanya akan lebih memprioritaskan kebutuhan Anda saat kontainer sedang langka, bisa lebih fleksibel dalam negosiasi, dan proaktif memberikan informasi penting.
Kesalahan dalam Mengelola Kontainer yang Wajib Dihindari
Kelalaian kecil dalam manajemen kontainer dapat menyebabkan kerugian besar. Berikut beberapa kesalahan umum yang harus dihindari:
- Salah Menghitung Berat dan Volume: Memasukkan muatan melebihi kapasitas maksimal termasuk ilegal dan berbahaya, juga menimbulkan biaya tambahan yang sangat besar.
- Pengemasan Internal yang Buruk: Pengemasan barang yang tidak memadai dapat membuat barang terguncang dan rusak selama perjalanan.
- Dokumentasi yang Tidak Lengkap atau Salah: Kesalahan pada dokumen pengiriman adalah salah satu penyebab utama keterlambatan di pabean, yang berujung pada biaya penumpukan.
- Mengabaikan Peraturan Bea Cukai: Setiap negara memiliki regulasi impor-ekspor yang berbeda. Jika tidak memahaminya, kontainer Anda akan tertahan atau bahkan ditolak masuk.
Peran Penting Jasa Ekspedisi dalam Pengelolaan Logistik Bisnis


Peran jasa ekspedisi sangat penting karena mereka bertindak sebagai perantara yang mengurus semua kerumitan logistik atas nama bisnis Anda.
Peran mereka dalam pengelolaan kontainer meliputi:
- Memilih Rute dan Moda Transportasi Terbaik: Mereka memiliki pengetahuan untuk menentukan kombinasi jalur laut, darat, atau udara yang paling efisien dan hemat biaya.
- Negosiasi Harga: Dengan volume pengiriman yang besar, mereka bisa mendapatkan tarif angkut lebih baik dari perusahaan pelayaran.
- Mengurus Dokumentasi dan Bea Cukai: Mereka memastikan semua dokumen sudah benar dan lengkap untuk kelancaran proses kepabeanan.
- Konsolidasi Kargo: Jika muatan Anda tidak cukup untuk satu kontainer penuh (LCL – Less than Container Load), mereka akan menggabungkannya dengan kiriman lain untuk menekan biaya.
- Pelacakan dan Pemantauan: Mereka menyediakan sistem untuk memantau pergerakan kontainer dari awal hingga akhir.
#BeratBukanLagiMasalah, Bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja!


Pengelolaan kontainer yang efektif akan mengefisiensi rantai pasok bisnis Anda. Dari perencanaan cermat hingga memilih mitra yang tepat, setiap langkah akan berdampak.
Kabar baiknya, Mitralogistics hadir sebagai solusi untuk semua kebutuhan logistik Anda! Mitralogistics siap membantu Anda mengelola pengiriman barang dengan kontainer. Dengan kami, #BeratBukanLagiMasalah!
Yuk, percayakan logistik bisnis Anda kepada Mitralogistics dan rasakan kebebasan untuk mengirim barang ke mana saja dengan aman, efisien, dan tanpa khawatir. Bersama kami, pengiriman barang Anda #BebasKeManaAja!


Penulis merupakan SEO Content Writer yang aktif sejak 2023 dan memiliki pengalaman menulis di berbagai platform digital. Melalui kolaborasi bersama Mitralogistics, penulis berfokus menyajikan konten informatif yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami seputar logistik serta pengiriman barang.
#BeratBukanLagiMasalah, bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja.





