Keberhasilan sebuah bisnis sangat bergantung pada kelancaran pergerakan produk dari produsen ke konsumen. Proses pengelolaan pergerakan ini dikenal sebagai aktivitas logistik yang menjadi tulang punggung operasional.
Daftar Isi
Cakupannya sangat luas, meliputi pergudangan, manajemen inventaris, hingga transportasi. Manajemen yang efisien akan menentukan kecepatan, ketepatan, dan biaya dalam rantai pasok.
Apa Itu Aktivitas Logistik?


Aktivitas logistik adalah proses perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian pergerakan dan penyimpanan barang, jasa, dan informasi dari titik asal hingga ke titik konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Cakupannya meliputi seluruh alur logistik, mulai dari pengadaan bahan baku, manajemen inventaris di gudang, transportasi, hingga pengiriman barang jadi ke konsumen akhir.
Tujuan utamanya adalah memastikan produk yang tepat berada di lokasi yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan kondisi sempurna, dan biaya seefisien mungkin.
Peran Penting Aktivitas Logistik untuk Perusahaan
Aktivitas logistik yang terkelola dengan baik memberikan dampak langsung pada kesehatan dan pertumbuhan perusahaan. Untuk memahaminya, mari kita lihat satu contoh kasus sederhana.
Anggaplah ada usaha coffee shop yang mulai menjual biji kopi sangrai mereka secara online. Di awal, pesanan hanya sedikit dan bisa dikelola dengan mudah. Namun, saat pesanan melonjak, masalah mulai muncul:
- Stok biji kopi di gudang kecil mereka berantakan hingga sulit menemukan varian yang dipesan.
- Pengiriman sering terlambat karena kurir yang dipakai tidak punya jadwal penjemputan pasti.
- Beberapa paket sampai ke pelanggan dalam keadaan rusak karena pengemasan seadanya.
- Biaya kirim menjadi mahal karena setiap pesanan dikirim satu per satu tanpa perencanaan rute.
Akibatnya, coffee shop tersebut mendapat banyak keluhan pelanggan, kehilangan kepercayaan, dan biaya operasional mereka membengkak.
Nah, dari kasus ini, kita bisa melihat langsung betapa vitalnya peran aktivitas logistik yang baik, yaitu:
- Meningkatkan Kepuasan Pelanggan: Dengan manajemen logistik yang tepat (pengemasan aman dan pengiriman tepat waktu), pelanggan akan menerima pesanan sesuai harapan serta membangun kepercayaan dan loyalitas.
- Meningkatkan Efisiensi Operasional: Jika coffee shop tersebut menata gudangnya dengan rapi dan merencanakan jadwal pengiriman kolektif, mereka dapat menghemat waktu dan menekan biaya pengiriman.
- Menjaga Ketersediaan Produk (Supply Chain Management): Dengan manajemen inventaris yang baik, coffee shop tersebut bisa memastikan stok biji kopi favorit pelanggan tidak pernah kosong sehingga tidak kehilangan potensi penjualan.
- Memberikan Keunggulan Kompetitif: Jika bisa menawarkan pengiriman yang lebih cepat dan andal dibandingkan kompetitornya, ini akan menjadi nilai tambah yang menarik bagi calon pembeli.
- Mendukung Pertumbuhan dan Ekspansi: Sistem logistik tepat dapat membangun kepercayaan diri untuk menerima pesanan dari kota atau bahkan pulau lain.
Macam-Macam Aktivitas Logistik yang Dapat Diterapkan Perusahaan


Aktivitas logistik terdiri dari beberapa fungsi utama yang saling berkaitan. Berikut beberapa di antaranya:
- Pergudangan (Warehousing): Aktivitas menyimpan produk dengan aman dan terorganisir sebelum didistribusikan. Aktivitas ini termasuk penerimaan barang, penataan, hingga persiapan untuk pengiriman.
- Manajemen Inventaris (Inventory Management): Mengawasi dan mengontrol jumlah stok barang untuk menyeimbangkan antara permintaan dan pasokan.
- Transportasi dan Distribusi: Proses pemindahan fisik barang dari satu lokasi ke lokasi lain, misalnya dari gudang ke distributor atau langsung ke pelanggan.
- Pemrosesan Pesanan (Order Processing): Serangkaian kegiatan mulai dari menerima pesanan dari pelanggan, verifikasi, mengambil barang dari gudang, hingga mengemasnya untuk dikirim.
- Pengadaan (Procurement): Proses mendapatkan bahan baku atau barang jadi dari pemasok (supplier) untuk kebutuhan produksi atau penjualan.
- Pengemasan (Packaging): Aktivitas melindungi produk selama proses transportasi dan penyimpanan. Pengemasan yang baik juga dapat memudahkan penanganan dan identifikasi barang.
Tips Memaksimalkan Aktivitas Logistik dengan Mengambil Langkah yang Strategis
1. Lakukan Perencanaan dan Prediksi
Analisis data penjualan historis untuk memprediksi permintaan di masa depan. Langkah ini akan membantu dalam merencanakan strategi logistik yang tepat, seperti tingkat inventaris dan kebutuhan transportasi.
2. Kinerja Secara Berkala
Tetapkan Key Performance Indicators (KPI), seperti ketepatan waktu pengiriman, biaya logistik per unit, dan tingkat akurasi pesanan. Lakukan evaluasi rutin untuk menemukan area yang perlu diperbaiki.
3. Pilih Mitra Logistik yang Tepat
Tidak semua perusahaan memiliki sumber daya untuk mengelola logistik sendiri. Oleh karena itu, penting untuk bekerja sama dengan penyedia jasa logistik yang andal dan berpengalaman. Pastikan ekspedisi tersebut memiliki jaringan luas, teknologi mumpuni, dan reputasi yang baik, seperti Mitralogistics!
#BeratBukanLagiMasalah, Bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja!


Mitralogistics hadir sebagai solusi untuk semua kebutuhan logistik perusahaan Anda!
Dengan pengalaman dan jaringan logistik luas, Mitralogistics memastikan setiap pengiriman, berapa pun beratnya, dapat sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu.
Dengan Mitralogistics, #BeratBukanLagiMasalah untuk mengirim barang #BebasKeManaAja!


Penulis merupakan SEO Content Writer yang aktif sejak 2023 dan memiliki pengalaman menulis di berbagai platform digital. Melalui kolaborasi bersama Mitralogistics, penulis berfokus menyajikan konten informatif yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami seputar logistik serta pengiriman barang.
#BeratBukanLagiMasalah, bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja.





