Alat berat merupakan jantung operasional untuk beberapa industri. Seperti pertambangan, konstruksi, manufaktur, dan industri lainnya yang membutuhkan mesin heavy duty. Namun ada satu tantangan yang harus dihadapi ketika alat-alat ini harus berpindah lokasi.
Daftar Isi
Bagaimana proses packing alat berat yang baik dan benar? Proses pengemasan yang salah bisa berakibat fatal dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Ekspedisi logistik spesialis yang profesional tentu akan menghindari berbagai macam kesalahan pada saat proses packing. Seperti yang akan dibahas di bawah ini.
Pentingnya Proses Packing Alat Berat
Sama seperti peralatan lainnya, alat berat juga bisa berpindah lokasi sesuai dengan tempat kerjanya. Namun, mesin heavy duty ini tidak bisa berpindah sendiri seperti kendaraan pada umumnya. Perlu alat bantu lain untuk memindahkannya dari satu lokasi ke lokasi lain.
Dan untuk tetap menjaga kualitas dan performa mesin, diperlukan proses pengemasan yang tepat. Tujuannya adalah untuk meminimalisirkan risiko kerusakan selama proses pindahan berlangsung.
Mengapa proses packing alat berat itu sangat penting? Setidaknya, ada beberapa alasan, yaitu:
Mencegah Kerusakan Mesin Selama Perjalanan
Selama perjalanan pindahan berlangsung, tentu ada guncangan dan getaran konstan yang terjadi dan secara tidak langsung mengenai alat berat. Bila tidak dikemas dengan standar yang sesuai, hal ini bisa merusak sistem mesin. Terutama mesin yang menggunakan sistem kalibrasi atau hidrolik.
Bentuk Perlindungan dari Cuaca dan Korosi
Cuaca yang tidak menentu juga dapat mempengaruhi kualitas alat berat selama proses pindahan berlangsung. Hujan yang turun terus menerus, dapat meninggalkan noda karat pada mesin yang tidak terlindungi.
Sedangkan sinar matahari yang menyengat dapat merusak lapisan cat pelindung pada bodi alat berat. Tanpa perlindungan yang tepat, maka dua faktor alami ini dapat merusak kinerja unit.
Efisiensi Operasional
Mesin-mesin yang sudah dikemas dengan baik, dapat lebih mudah diatur dalam kargo. Hal ini akan memudahkan proses pindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Tidak hanya pada saat proses packing saja, tapi juga pada saat bongkar muat di tujuan akhir. Sehingga dapat mengoptimalkan tenaga dan waktu dengan efisien.
Sesuai dengan Standar Industri
Satu lagi alasan mengapa sangat penting untuk mengemas alat berat dengan tepat, yaitu untuk memenuhi standar industri yang berlaku. Terutama standar keamanan, keselamatan, dan regulasi pengiriman.
Penyebab Alat Berat Rusak Meskipun Sudah Dipacking


Sebagian besar orang menganggap ketika unit sudah dipacking dengan rapi dan tepat, maka akan terhindar dari segala jenis kerusakan. Sayangnya, fakta di lapangan sering kali berlawanan dengan apa yang sudah diusahakan.
Meskipun alat berat sudah dipacking dengan baik, tingkat risiko kerusakan masih ada. Mulai dari mesin yang tidak dapat langsung dipakai setelah proses bongkar muat, kebocoran cairan, dan lainnya.
Berikut beberapa penyebab umum mengapa alat berat masih bisa mengalami kerusakan meskipun sudah dipacking dengan baik. Meliputi:
Kondisi Mesin yang Buruk Sebelum Dipacking
Sebelum ditutup atau dipacking, mesin berat dibiarkan terbuka begitu saja. Hal ini dapat menyebabkan debu dan kotoran masuk ke dalam celah-celah kecil. Akibatnya ada bagian yang tersumbat dan rusak.
Sama halnya dengan unit yang dibiarkan berada di bawah cuaca ekstrem terus menerus. Cat pelindung bodi unit akan mengalami korosi, retak, dan warnanya pun pudar.
Bila mesin tidak dibersihkan atau dirawat terlebih dulu sebelum proses pengemasan, maka tingkat kerusakan pada saat bongkar muat sangat tinggi.
Efek Kondensasi di Dalam Kemasan
Jika tidak menggunakan proses dan jenis packing yang tepat, maka akan ada udara yang terjebak di dalam bungkusnya. Akibatnya, tingkat kelembapan di dalamnya akan meningkat dan dapat merusak lapisan sampai bagian mesin itu sendiri.
Terlebih untuk mesin dengan komponen elektronik yang sensitif dan memiliki sambungan besi atau metal, cenderung mengalami kerusakan akibat efek kondensasi ini. Seperti karatan atau konslet.
Ikatan yang Terlalu Longgar atau Kencang
Salah satu proses pengemasan alat berat adalah dengan mengikatnya. Namun, proses ini harus dilakukan dengan seksama. Bila terlalu longgar, akan menyebabkan efek hantaman saat kendaraan bergerak atau mengerem secara mendadak.
Sebaliknya, bila ikatan terlalu kencang, dapat merusak titik tumpu atau membengkokkan bagian rangka mesin. Oleh karena itu, tidak semua layanan ekspedisi dapat mengangkut dan menerima packing alat berat. Hanya ekspedisi spesialisasi saja yang dapat memahami aturan dan standar yang berlaku untuk setiap unit.
Jenis dan Material Packing Alat Berat yang Salah
Proses pengemasan alat heavy duty ini tidak sama dengan mengemas paket pada umumnya. Jenis dan material yang digunakan untuk membungkus mesin-mesin ini tentulah berbeda. Dan hanya ekspedisi logistik spesialisasi yang mengerti akan hal ini.
Kesalahan dalam menggunakan jenis dan material packing dapat membuat alat berat menjadi rusak, meskipun sudah dikemas dengan baik.
Strategi Packing Alat Berat, Apa Saja?


Di lingkungan industri, kerusakan alat berat pada saat perpindahan lokasi merupakan kerugian finansial besar yang berdampak buruk. Tidak hanya membuang waktu, tapi juga membuang tenaga dan biaya.
Oleh karena itu, ekspedisi logistik spesialisasi pengiriman alat berat harus memiliki strategi packing yang efektif sebagai langkah preventif dan proteksi. Di antaranya:
Pemeriksaan Unit Mesin
Strategi pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi unit mesin. Apakah sebelum dipacking sudah dalam keadaan yang baik dan dapat berfungsi? Memastikan unit dalam kondisi baik merupakan langkah preventif yang harus dilakukan.
Tujuannya untuk menghindari kerusakan atau kebocoran selama proses perpindahan mesin. Jika perlu, lepaskan komponen-komponen kecil yang rentan dan sensitif terhadap guncangan. Letakkan dalam tempat terpisah secara aman.
Pemetaan Distribusi Beban
Setiap unit memiliki titik berat yang berbeda-beda. Misalnya, titik berat pada excavator terletak pada bagian belakang dan komponen mesinnya. Lalu pada crane titiknya berada di roda-roda kaki penyangga. Lain halnya buldozer yang titik beratnya berpindah-pindah tergantung tingkat kemiringan medan.
Ekspedisi logistik spesialisasi alat berat pasti akan menempatkan penyangga dan pengganjal di area yang tepat. Dengan memastikan beban terdistribusi secara rata, maka dapat mencegah pergeseran mesin yang tidak perlu dan mencegah kerusakan.
Menggunakan Jenis dan Material Packing yang Tepat
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jenis dan material yang digunakan untuk packing alat berat tidaklah sama. Setidaknya, untuk mengemas mesin heavy duty, diperlukan kayu keras dengan sertifikasi ISPM 15.
Terutama untuk pengiriman antar pulau atau internasional. Material ini dapat menahan beban dengan berat berton-ton tanpa mengalami kerusakan atau pecah selama perjalanan.
Lalu untuk mencegah pergeseran mesin selama perjalanan, material yang digunakan adalah rantai baja atau webbing sling dengan kualitas tinggi. Rantai ini akan dipasangkan pada bodi mesin untuk membuatnya tetap berada di tempat.
Kemudian ada material VCI (Vapor Corrosion Inhibitor) yang dapat mencegah oksidasi pada permukaan logam ketika mesin dikemas. Untuk membungkus keseluruhan bodi mesin, material yang digunakan adalah plastik polimer tebal yang dipanaskan sehingga dapat membungkus unit dengan rapat. Memberikan perlindungan menyeluruh dari hujan, debu, dan sinar UV.
Silica gel juga digunakan untuk menyerap kelembapan dan mencegah kondensasi terjadi. Sehingga mesin dalam keadaan optimal selama proses perpindahan.
Pengamanan Alat Berat
Rantai baja atau webbing sling digunakan untuk mengikat (lashing) mesin agar tidak bergeser. Bukan sembarang rantai baja, tapi jenis yang sudah diuji coba terlebih dulu. Sehingga dapat mengunci unit dengan kekuatan tarikan yang presisi dan rapat.
Dokumentasi dan Logistik Mesin
Satu lagi strategi yang tidak boleh dilupakan adalah dokumentasi dan logistik. Hal ini meliputi asuransi, izin dan regulasi, perencanaan rute, pelacakan rute, serta dokumentasi kondisi unit mesin yang dikirim.
Dengan demikian, pelanggan akan merasa aman dan tenang mengetahui asetnya berada di tangan profesional yang dapat dipercaya.
Ingin Packing Alat Berat dengan Efektif? Mari Konsultasikan Kebutuhanmu dengan Kami!
Apakah Anda sedang mencari jasa ekspedisi logistik spesialisasi dalam pengiriman alat berat yang profesional? Jika iya, maka Anda berada di laman yang tepat. Sebab Mitralogistic hadir sebagai solusi yang tepat, minim risiko, dan dapat dipercaya.
Tidak hanya itu, sebagai ekspedisi logistik alat berat yang terpercaya, Mitralogistic sudah berpengalaman dalam menangani pengiriman alat-alat industri lainnya dan alat berat ke seluruh Indonesia. Tim kami akan memastikan proses pengemasan alat berat yang akan dikirim sesuai dengan standar.
Dilengkapi dengan asuransi, tracking GPS, hingga pemilihan rute aman dan terbaik, Mitralogistic siap membantu Anda dalam mengirim mesin heavy duty ke seluruh lokasi yang diinginkan.
Pastikan kebutuhan pengiriman Anda sudah berada ditangan yang tepat. Konsultasikan segera bersama tim Mitralogistic untuk pengiriman yang aman, tepat waktu, dan minim risiko.
FAQ
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirim alat berat antar pulau?
J: Estimasi waktu pengiriman tergantung pada kondisi cuaca dan rute yang ditempuh. Baik itu melalui jalur darat maupun jalur laut. Namun biasanya waktu pengiriman memakan waktu 3-7 hari.
Apa yang perlu disiapkan sebelum mengirim alat berat?
J: Pastikan setiap alat berat memiliki dokumen legalitas, mesin dalam kondisi yang optimal dan prima, serta informasi detail dimensi mesin.
Bagaimana Mitralogistic dapat memastikan keamanan mesin selama pengiriman?
J: Tim kami menggunakan jenis dan material yang sudah terstandarisasi dan keamanan berlapis. Mulai dari pengikatan atau lashing yang tepat di trailer, pemilihan rute yang aman dan efisien, asuransi yang komprehensif, serta GPS tracking yang dapat Anda cek secara berkala secara real-time.
Hubungi CS Mitralogistic segera untuk mengatasi masalah ekspedisi alat berat Anda!


Penulis merupakan SEO Content Writer yang aktif sejak 2023 dan memiliki pengalaman menulis di berbagai platform digital. Melalui kolaborasi bersama Mitralogistics, penulis berfokus menyajikan konten informatif yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami seputar logistik serta pengiriman barang.
#BeratBukanLagiMasalah, bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja.





