Musim hujan kerap menjadi momok bagi banyak sektor bisnis, apalagi yang berkaitan dengan logistik dan pengiriman barang. Rintangan banjir, jalanan licin, dan kelembapan tinggi dapat mengancam keamanan dan ketepatan waktu pengiriman.
Daftar Isi
Tantangan ini berlipat ganda ketika barang yang dikirim berukuran besar dan memiliki bobot berat, seperti mesin industri, material konstruksi, atau furnitur dalam jumlah besar.
Namun, bukan berarti aktivitas pengiriman harus berhenti. Dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, pengiriman barang berat di tengah guyuran hujan sekalipun bisa berjalan aman, lancar, dan efektif.
Tantangan & Risiko Kirim Barang Berat di Musim Hujan


Agar lebih mudah memahami tantangan dan risiko kirim barang berat saat musim hujan, mari simak contoh kasus ini.
Anggaplah ada UMKM furnitur di Jepara mengirim satu set lemari ukiran bernilai puluhan juta ke Jakarta menggunakan truk bak terbuka yang hanya ditutup terpal seadanya. Di tengah perjalanan di jalur Pantura, truk terjebak hujan badai.
Kondisi ini langsung memicu berbagai risiko:
- Terpal yang tidak terpasang sempurna membuat air hujan merembes masuk, menyebabkan kerusakan akibat air pada lapisan pernis furnitur dan memicu bercak jamur.
- Kardus pembungkus kaki-kaki lemari menjadi basah dan lembek, mengakibatkan kemasan rusak dan tidak lagi mampu melindungi dari benturan.
- Armada harus berhenti berjam-jam karena banjir di beberapa titik, menyebabkan keterlambatan pengiriman dan mengecewakan pelanggan.
Kasus seperti ini menunjukkan bagaimana satu kelalaian dalam persiapan pengiriman di musim hujan dapat menimbulkan efek kerugian yang besar.
Bagaimana Cara Kirim Barang Berat di Musim Hujan agar Tetap Aman & Lancar?


1. Perkuat Kemasan dengan Proteksi Berlapis (Multi-Layered Protection)
Jangan menggunakan kemasan standar. Tambahkan lapisan pelindung ekstra untuk menangkal air. Seperti:
- Gunakan Plastik Wrapping: Lapisi seluruh permukaan barang dengan beberapa lapis plastik wrapping tebal sebelum dimasukkan ke dalam kemasan utama (kardus atau peti kayu).
- Manfaatkan Terpal Tahan Air: Untuk barang yang sangat besar, wajib menggunakan terpal berkualitas tinggi, bahkan jika diangkut menggunakan truk tertutup.
- Peti Kayu: Untuk barang bernilai tinggi atau rentan rusak, kemasan peti kayu memberikan proteksi fisik dan cuaca yang jauh lebih superior dibandingkan kardus.
- Tambahkan Silica Gel: Letakkan beberapa kantong silica gel di dalam kemasan untuk menyerap kelembapan dan mencegah jamur atau karat.
Sobat Mitralogistics juga boleh menuliskan label “TAHAN AIR” dan “JANGAN DIBALIK” dengan jelas agar penanganannya lebih hati-hati.
Contoh penerapannya, anggaplah ada sebuah perusahaan garmen yang akan mengirim 10 gulungan besar kain premium.
Mereka membungkus setiap gulungan dengan plastik tebal, lalu memasukkannya ke dalam peti kayu yang bagian dalamnya sudah dilapisi terpal. Cara ini akan memperkuat kemasan dan memberikan perlindungan maksimal di cuaca hujan.
2. Pilih Armada yang Tepat dan Terawat
Jenis kendaraan sangat menentukan keamanan barang. Gunakan armada tertutup, seperti Colt Diesel Double (CDD) Box, Fuso Box, atau kontainer untuk memastikan barang tidak terpapar hujan secara langsung.
3. Gunakan Asuransi Pengiriman
Jangan anggap remeh asuransi, terutama di musim hujan yang risikonya lebih tinggi. Asuransi memberikan ketenangan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kerusakan akibat kecelakaan atau bencana alam.
4. Koordinasi dengan Penyedia Logistik Profesional
Bermitra dengan perusahaan logistik berpengalaman yang memiliki track record baik menangani pengiriman barang berat di musim hujan, seperti Mitralogistics.
Mitralogistics memiliki sistem tracking, driver profesional, dan jaringan luas untuk mengatasi hambatan-hambatan saat proses logistik.
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat mengirim barang berat di musim hujan:
- Jadwalkan Pengiriman dengan Cermat: Pantau prakiraan cuaca dari BMKG. Jika memungkinkan, pilih hari atau jam pengiriman saat curah hujan diprediksi rendah.
- Label yang Jelas dan Tahan Air: Gunakan label dari bahan tahan air atau lapisi label kertas dengan plastik/lakban bening. Pastikan informasi penerima dan penandaan khusus. Misal, “Jangan Dibanting” atau “Sisi Atas” terlihat jelas.
- Komunikasi Aktif: Jalin komunikasi yang baik dengan penyedia jasa logistik untuk memantau posisi armada dan mendapatkan update jika ada kendala di perjalanan.
#BeratBukanLagiMasalah, Bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja!


Tidak perlu khawatir lagi tentang pengiriman barang berat saat musim hujan. Dengan solusi logistik terpadu dari Mitralogistics, #BeratBukanLagiMasalah karena barang dipastikan sampai dengan selamat, tepat waktu, dan dalam kondisi prima.
Dari kota besar hingga pelosok daerah, Mitralogistics siap membawa barang berat Anda #BebasKeManaAja dengan selamat. Yuk, hubungi Mitralogistics sekarang, dapatkan konsultasi dan penawaran terbaik!


Penulis merupakan SEO Content Writer yang aktif sejak 2023 dan memiliki pengalaman menulis di berbagai platform digital. Melalui kolaborasi bersama Mitralogistics, penulis berfokus menyajikan konten informatif yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami seputar logistik serta pengiriman barang.
#BeratBukanLagiMasalah, bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja.





