Volume Barang

Volume Barang

5
(1)

Volume barang adalah salah satu aspek penting dalam dunia logistik dan distribusi. Volume ini mencakup ruang yang ditempati oleh suatu barang dalam tiga dimensi, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.

Memahami volume barang sangatlah krusial untuk efisiensi pengiriman, penyimpanan, dan manajemen rantai pasok secara keseluruhan.

Namun ada juga sebuah barang kiriman yang harus di hitung berdasarkan hitungan kubikasi. Ada pada beberapa alasan penggunaan tersebut, salah satunya yang akan di sebabkan dengan barang kiriman bobotnya ringan namun banyak akan menggunakan tempat.

Selengkapnya mari kita membahas satu persatu sebuah cara untuk menghitung sebuah kubikasi dan juga dengan sebuah berat barang sekaligus pada sebuah rumus baku penghitungan yang dapat di gunakan untuk sebuah perusahaan jasa ekspedisi di Indonesia.

Cara Menghitung Berat Volume dan Kubikasi Kontainer

Rumus menghitung sebuah kubukasi container umumnya akan di gunakan dalam suatu jasa ekspedisi untuk menghitung volume cargo. Dengan rumus ini suatu biaya pengiriman dan transportasi jauh lebih mudah di ketahui.

Biaya pada sebuah pengiriman cargo juga termasuk dengan barang import yang di tentukan dengan sebuah perhitungan volume barang yang akan di kirim Mitralogistics.

Volume Barang

Apa itu Kubikasi Container?

Jika customer ingin membeli sebuah barang yang dengan jumlah lebih besar/banyak maka wajib mengetahui Apa itu kubikasi, misalnya seperti untuk metode sebuah pengiriman LCL (Less than Container Load). Nah, biaya pengiriman secara LCL Ini dapat di hitung berdasarkan satuan CBM atau freight ton.

Ada dua satuan untuk anda mendapatkan pada sebuah perhitungan kubikasi  atau suatu volume barang yaitu dengan CBM (Cubic Meter) dan MT (Metric Ton). Metric ton sendiri dapat juga di gunakan untuk menghitung suatu berat cargo. Untuk 1 MT = 1000 kg.

Pada sebuah istilah logistic, motode freight ton (revenue ton) pada dalam sebuah perhitungan biaya sebuah pengiriman yang disebut juga dengan weight measurement  (w/m).

Nah, cara ini dapat digunakan untuk menentukan apakah biaya sebuah pengiriman cargo dihitung berdasarkan sebuah berat aktual atau berdasarkan volume. Sebuah biaya pengiriman pada umumnya ini dapat ditentukan mana yang lebih besar apakah cubic meter atau metric ton.

Cara Menghitung Kubikas Cargo

Cara menghitung sebuah kubikasi cargo yang cukup mudah yaitu dengan menggunakan rumus: panjang (p) x lebar (l) x tinggi (t).

Salah satu contoh misalnya seperti dengan satu barang yang dapat mempunyai sebuah ukuran panjang 4 meter, lebar 3 meter, tinggi 1 meter (4 x 3 x 1) maka akan di kubikasi cargo tersebut juga adalah dengan 12 CBM.

Perlu Anda ketahui, pada dunia ekspedisi terdapat tiga cargo pengiriman barang yaitu cargo darat, cargo laut dan cargo udara. Masing-masing cargo tersebut akan memiliki satuan perhitungan yang berbeda. Hal inilah yang di sebabkan karena akan adanya perbedaan cara pengiriman.

Baca Juga: LCL dan FCL, Kenali Perbedaannya!

 Menghitung Volume Cargo

Harus Anda ketahui bahwa volume berbeda dengan hasil yang berat asli atau berat yang aktual 50 kg dan juga memiliki dimensi 60 x 60 x 60 cm.

Untuk sebuah satuan cargo darat dan cargo laut merupakan 4.000. Jadi berat Volume Barang tadi yaitu (60 x 60 x 60)/4.000. Jadi berat sebuah volume. Berat volume lebih besar daripada dengan berat aktualnya maka yang di gnakan untuk menghitung biaya adalah berat volume.

Hitungan yang tadi hanya untuk satu buah barang saja. Jika barang yang akan dikirimkan dapat dimensi dan berat yang aktualnya sama maka tinggal menggantikan juga dengan jumlah barangnya saja. Namun jika ada perbedaan volume akan (lebihbesar) Bisa memilih Rumus kubikasi.

Selanjutnya Kita akan lanjutkan cara menghitung kubikasi cargo. Pada Satuan penghitungan kebikasi adalah dengan per 1.000.000 satu contoh misalnya seperti barang kiriman anda memiliki dimensi 300 x 300 x300 cm3 maka akan dapat perhitungan kubikasinya adalah (300 X 3000 X 300)/1.000.000 = 27 M3.

Akhir Kata

Dalam dunia logistik yang terus berkembang, pemahaman yang baik tentang volume barang menjadi kunci kesuksesan. Dengan memanfaatkan informasi volume, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Nah, cukup sekian artikel kali nantikan artikel dari kami berikutnya.

Hubungi customer service kami jika ada yang ingin di tanyakan :

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote 1

Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

× Hubungi Kami