Dalam pengiriman produk farmasi dan alat kesehatan, kemasan bukan sekadar pembungkus. Kemasan berfungsi sebagai sistem perlindungan utama yang menjaga kualitas, keamanan, dan stabilitas produk hingga tiba di tujuan.
Daftar Isi
Kesalahan dalam memilih tipe kemasan farmasi dapat berdampak serius, mulai dari penurunan mutu produk hingga kegagalan penggunaan di fasilitas kesehatan.
Sayangnya, masih banyak pengiriman farmasi yang diperlakukan seperti pengiriman barang umum. Padahal, produk farmasi memiliki standar penanganan yang jauh lebih ketat.
Karena itu, memahami tipe kemasan farmasi menjadi langkah krusial sebelum memilih jasa pengiriman.
Pentingnya Mengetahui Tipe Kemasan Farmasi sebelum Melakukan Pengiriman
Produk farmasi memiliki karakteristik yang sangat beragam: ada yang sensitif terhadap suhu, cahaya, kelembapan, tekanan, hingga kontaminasi mikrobiologis. Tanpa kemasan yang tepat, risiko kerusakan akan meningkat meskipun pengiriman dilakukan dalam waktu singkat.
Beberapa alasan utama mengapa pemilihan tipe kemasan farmasi tidak boleh diabaikan:
- Menjaga stabilitas bahan aktif selama perjalanan
- Mencegah kontaminasi fisik, kimia, dan biologis
- Mengurangi dampak guncangan dan tekanan saat transit
- Memastikan produk tetap sesuai standar distribusi farmasi
- Menghindari kebutuhan re-packing atau penggantian produk
Banyak kasus kegagalan pengiriman farmasi bukan disebabkan jarak atau durasi, melainkan karena kemasan tidak sesuai karakter produk. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai kemasan harus berjalan seiring dengan pemilihan metode dan jasa pengiriman, seperti yang dibahas dalam panduan Cara Kirim Produk Farmasi Aman Tanpa Khawatir.
Tipe Kemasan Farmasi yang Umum Digunakan, Apa Saja?
Untuk memastikan keamanan selama pengiriman, tipe kemasan farmasi umumnya dibagi menjadi beberapa lapisan berdasarkan fungsi perlindungannya.
1. Kemasan Primer (Primary Packaging)


Kemasan primer adalah kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk farmasi. Fungsinya sangat vital karena berpengaruh langsung terhadap kualitas dan keamanan produk.
Contoh kemasan primer:
- Botol kaca atau plastik khusus farmasi
- Blister pack untuk tablet dan kapsul
- Ampul dan vial untuk produk injeksi
- Tube atau sachet untuk salep dan krim
Kemasan ini harus memenuhi standar farmasi tertentu karena kesalahan kecil pada tahap ini dapat menyebabkan kontaminasi atau degradasi produk.
Pembeda layanan: Pada jasa pengiriman umum, kemasan primer sering dianggap sudah “cukup aman” tanpa evaluasi tambahan. Sementara itu, Mitralogistics melakukan penilaian ulang terhadap risiko pengiriman, terutama jika produk sensitif terhadap getaran atau suhu.
2. Kemasan Sekunder (Secondary Packaging)
Kemasan sekunder berfungsi sebagai pelindung tambahan dan sarana informasi produk. Selain menjaga posisi kemasan primer, kemasan ini membantu identifikasi selama proses distribusi.
Contoh kemasan sekunder:
- Dus karton berlabel
- Box kemasan dengan instruksi penanganan
- Kemasan dengan segel pengaman
Kesalahan umum pada tahap ini adalah penggunaan dus standar tanpa penguatan struktur, sehingga mudah penyok atau rusak saat ditumpuk.
Pembeda layanan: Mitralogistics menyesuaikan kekuatan dan struktur kemasan sekunder berdasarkan berat, isi, dan metode pengiriman, bukan menggunakan ukuran generik seperti pada banyak jasa ekspedisi lain.
3. Kemasan Tersier (Tertiary Packaging)
Kemasan tersier digunakan untuk keperluan logistik dan distribusi jarak jauh, terutama saat pengiriman dalam jumlah besar atau antar kota dan pulau.
Contoh kemasan tersier:
- Kardus besar berlapis
- Peti kayu (wooden crate)
- Pallet dengan stretch wrap dan pengunci
Tahap ini sangat menentukan keamanan produk selama proses bongkar muat dan transit.
Pembeda layanan: Jasa pengiriman umum biasanya hanya menyediakan palletisasi standar. Mitralogistics menggunakan custom tertiary packaging, termasuk peti kayu dan sistem penguncian tambahan untuk mencegah pergeseran selama perjalanan.
4. Kemasan Khusus (Temperature & Protective Packaging)
Beberapa produk farmasi membutuhkan kemasan khusus untuk menjaga kondisi lingkungan tertentu.
Jenis kemasan khusus meliputi:
- Insulated box
- Cold chain packaging
- Ice gel atau dry ice
- Shock-proof & vibration-resistant packaging
Kemasan ini wajib digunakan untuk produk seperti vaksin, reagen, dan produk farmasi sensitif suhu.
Pembeda layanan: Tidak semua jasa ekspedisi memahami konsep temperature-sensitive logistics. Mitralogistics memiliki SOP khusus untuk pengiriman produk farmasi sensitif, selaras dengan layanan ekspedisi alat kesehatan yang membutuhkan kontrol lingkungan ketat.
Tips Memilih Kemasan Farmasi yang Sesuai dengan Kebutuhan


Agar pengiriman farmasi berjalan aman dan efisien, berikut beberapa tolok ukur yang bisa digunakan pembaca:
- Identifikasi bentuk dan sensitivitas produk agar tidak salah pilih kemasan
- Tentukan kebutuhan suhu dan perlindungan lingkungan dari produk tersebut
- Gunakan kemasan berlapis untuk produk bernilai tinggi atau sensitif dengan perubahan suhu dan getaran
- Pastikan kemasan mendukung metode pengiriman (darat, laut, udara) agar tidak terjadi kerusakan akibat kejadian / kecelkaaan tak terduga
- Pilih jasa pengiriman yang menyediakan konsultasi dan layanan packing seperti Mitralogistics
Ekspedisi yang berpengalaman tidak hanya mengantar barang, tetapi juga membantu memastikan kemasan sudah sesuai dengan risiko pengiriman, seperti pada layanan Jasa Pengiriman Alat Kesehatan
.Hanya di Mitralogistics, Pengiriman Farmasi Lengkap dengan Layanan Packing!
Berbeda dengan jasa pengiriman umum, Mitralogistics menghadirkan layanan end-to-end untuk pengiriman farmasi dan alat kesehatan. Tidak hanya mengirim, tetapi juga memastikan produk dikemas sesuai standar dan karakteristiknya.
Keunggulan Mitralogistics dibanding layanan lain:
1. Assessment Produk Sebelum Pengemasan
(Bukan Sekadar Terima Barang & Kirim)
Pada layanan pengiriman umum, proses biasanya dimulai saat barang sudah dikemas oleh pengirim. Artinya, ekspedisi tidak mengetahui:
- Karakter produk farmasi
- Tingkat sensitivitas
- Risiko selama pengiriman
Di Mitralogistics, proses dimulai dari assessment awal, meliputi:
- Jenis produk (obat, alat farmasi, reagen, alat kesehatan)
- Bentuk sediaan (cair, padat, injeksi, sensitif getaran)
- Kebutuhan suhu dan lingkungan
- Jarak dan metode pengiriman
Pembeda penting: Assessment ini menentukan jenis kemasan, lapisan perlindungan, dan metode handling, bukan asal memilih kardus atau box standar. nilah yang membuat risiko kerusakan bisa ditekan sejak awal, bukan ditangani setelah terjadi masalah.
2. Custom Packing Berdasarkan Tipe Kemasan Farmasi
(Bukan Packing Seragam untuk Semua Produk)
Sebagian besar jasa pengiriman menggunakan packing seragam:
- Kardus standar
- Bubble wrap umum
- Tanpa penyesuaian karakter produk
Mitralogistics menerapkan custom packing, yaitu:
- Penyesuaian kemasan primer, sekunder, dan tersier
- Penguatan struktur berdasarkan berat dan posisi produk
- Penambahan lapisan shock absorber bila diperlukan
- Penggunaan peti kayu atau insulated box sesuai kebutuhan
Tips Penting: Jika jasa pengiriman tidak menanyakan jenis produk dan kebutuhannya, besar kemungkinan packing yang digunakan tidak spesifik farmasi.
3. SOP Khusus Alat Kesehatan & Farmasi
(Bukan SOP Logistik Umum)
Pengiriman farmasi memerlukan SOP berbeda dengan barang komersial biasa. Risiko bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga penurunan kualitas dan kegagalan fungsi produk.
Mitralogistics memiliki SOP khusus yang mencakup:
- Prosedur pengemasan alat kesehatan
- Tata cara bongkar muat produk sensitif
- Penempatan barang selama transit
- Instruksi penanganan untuk tim operasional
Perbedaan mendasar: Ekspedisi umum fokus pada “barang sampai”, sedangkan Mitralogistics fokus pada produk tetap layak pakai saat sampai.
4. Penanganan Produk Sensitif Suhu
(Temperature-Sensitive Logistics)
Tidak semua produk farmasi bisa dikirim dalam kondisi suhu normal. Kesalahan suhu meskipun singkat dapat menyebabkan:
- Penurunan stabilitas bahan aktif
- Perubahan efektivitas produk
- Produk tidak bisa digunakan
Mitralogistics memahami konsep temperature-sensitive logistics, termasuk:
- Pemilihan kemasan insulated atau cold chain
- Penggunaan ice gel atau metode pendingin lain
- Penyesuaian rute dan durasi pengiriman
- SOP khusus untuk produk sensitif suhu
Tips Penting : Jika jasa pengiriman tidak menanyakan kebutuhan suhu produk Anda, maka penanganannya kemungkinan tidak sesuai standar farmasi.
5. Asuransi Pengiriman Sesuai Nilai Produk
(Manajemen Risiko, Bukan Formalitas)
Produk farmasi dan alat kesehatan umumnya bernilai tinggi dan sulit diganti dalam waktu singkat. Namun, banyak pengiriman dilakukan tanpa perlindungan risiko yang memadai.
Mitralogistics menyediakan:
- Asuransi pengiriman sesuai nilai produk
- Proses perlindungan yang transparan
- Pendekatan manajemen risiko sejak awal
Pembeda utama: Asuransi di Mitralogistics bukan sekadar tambahan opsional, tetapi bagian dari strategi pengamanan pengiriman farmasi.
6. Konsultasi Teknis Sebelum Pengiriman
(Edukasi Sebelum Eksekusi)
Salah satu pembeda paling signifikan adalah adanya konsultasi teknis sebelum pengiriman dilakukan.
Melalui konsultasi ini, pengirim dapat:
- Memahami risiko pengiriman produknya
- Menentukan tipe kemasan farmasi yang paling sesuai
- Menghindari kesalahan packing sejak awal
- Menyesuaikan metode pengiriman dengan kebutuhan produk
Pemilihan tipe kemasan farmasi yang tepat adalah kunci utama agar produk farmasi tetap aman, stabil, dan layak digunakan saat tiba di tujuan. Kesalahan dalam kemasan dapat berisiko besar, baik dari sisi kualitas produk maupun biaya penggantian.
Mitralogistics hadir sebagai solusi pengiriman farmasi dan alat kesehatan dengan layanan packing khusus, SOP terstandar, dan penanganan profesional sesuai karakter produk.
Tidak hanya mengirim, Mitralogistics memastikan setiap pengiriman ditangani dengan tepat sejak proses pengemasan. langsung konsultasikan kebutuhan pengiriman Anda dengan Customer Service Mitralogistics.

![Estimasi Biaya Pengiriman Bulldozer [UPDATE 2026]](https://www.mitralogistics.co.id/wp-content/uploads/2026/01/23-300x200.webp)



