Anda pasti pernah mengalami masalah saat mengirim barang yang mudah rusak karena suhu. Mau itu barang seperti daging, sayuran, ataupun produk-produk farmasi. Nah, banyak para pebisnis yang pernah menghadapi masalah ini juga, apalagi kalau pengiriman barang dilakukan dalam jarak yang terhitung jauh dan durasi pengiriman yang lama.
Daftar Isi
Tenang, solusinya terdapat pada cold storage container, dirancang khusus untuk menjaga suhu produk dari gudang agar tetap stabil. Tapi kira-kira Anda tahu tidak apa itu cold storage container, dan kenapa penggunaannya menjadi semakin umum dalam dunia kelogistikan? Yuk, kita bahas!
Apa itu Cold Storage Container?
Cold storage container atau yang biasa disebut dengan reefer container adalah suatu kontainer pengiriman khusus yang dilengkapi dengan sistem pendingin untuk dapat menjaga suhu barang tetap rendah selama pengiriman dilakukan. Biasa suhu barang yang diangkut berkisar di antara -25°C hingga dengan 8°C, baik ketika dikirim lewat darat maupun laut.
Cold storage container mampu menjaga kualitas dan kesegaran produk selama perjalanan, berbeda dengan kontainer biasa. Kontainer jenis ini umumnya digunakan untuk produk seperti makanan beku, produk sejenis susu, hingga obat-obatan.
Peran Cold Storage Container dalam Kebutuhan Logistik
Cold storage container memegang peran penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis yang melibatkan produk yang sensitif terhadap suhu. Beberapa peran kontainer ini ialah:
- Menjaga kualitas produk: Dengan suhu yang dikontrol secara otomatis, risiko kerusakan barang akibat panas, pembusukan, atau pertumbuhan bakteri bisa diminimalisir.
- Memperluas jangkauan distribusi: Produk segar dari daerah terpencil bisa dikirim ke kota besar atau bahkan luar negeri tanpa kehilangan kualitas.
- Efisiensi biaya dan waktu: Dibanding pengiriman menggunakan pendingin konvensional, kontainer ini lebih praktis karena bisa diangkut dalam jumlah besar dalam satu waktu.
- Mendukung standar keamanan pangan & farmasi: Cold storage container mendukung kepatuhan terhadap regulasi penyimpanan dan pengangkutan produk yang ketat, terutama di industri farmasi dan makanan.
Anda dapat memahami lebih lanjut mengenai proses pengiriman barang lewat kontainer dengan membaca artikel cara kirim barang lewat kontainer dari Mitralogistics.
Jenis-Jenis Cold Storage Container, Ada Apa Saja?


Kontainer ini hadir dalam beberapa jenis dan ukuran yang sesuai kebutuhan bisnis. Beberapa jenis yang umum digunakan antara lain:
1. Dry Reefer
Merupakan jenis paling standar. Cocok untuk produk kering tapi masih perlu suhu dingin, seperti cokelat atau keju.
2. Wet Reefer
Kontainer yang dilengkapi dengan sistem pendingin yang menggunakan air di dalamnya. Biasa kontainer ini digunakan untuk produk laut seperti ikan segar atau seafood.
3. Controlled Atmosphere Container
Jenis yang ini bertugas untuk menjaga suhu sekaligus kadar oksigen, karbon dioksida, dan kelembapan udara dalam kontainer. Cocok untuk mengirim buah atau sayur yang mudah rusak.
4. Super Freezer Container
Kontainer ini dapat mencapai suhu hingga -60°C sehingga sering digunakan untuk mengangkut daging tuna, atau produk farmasi yang sensitif terhadap suhu.
Tantangan dalam Menggunakan Cold Storage Container
Meskipun mempunyai banyak sekali keunggulan, menggunakan cold storage container juga memiliki tantangannya tersendiri, terutama jika pengelolaannya dilakukan mandiri:
- Biaya operasional lebih tinggi: Karena memerlukan daya listrik tambahan dan perawatan berkala.
- Ketersediaan kontainer terbatas: Di musim tertentu, permintaan meningkat tajam dan bisa memicu antrean.
- Risiko kerusakan teknis: Sistem pendingin yang gagal bisa merusak seluruh muatan.
- Perlu SDM berpengalaman: Penanganan cold chain tidak bisa sembarangan; dibutuhkan SOP ketat.
Di sinilah pentingnya memilih jasa ekspedisi terpercaya seperti Mitralogistics, yang tidak hanya menyediakan kontainer berkualitas tapi juga tenaga ahli yang paham teknis pengiriman berpendingin.
Baca juga: Ekspedisi Kontainer
Tips Memilih Cold Storage Container yang Tepat!


Inilah beberapa tips dari kami agar Anda dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum memilih jenis kontainer:
- Jenis produk yang dikirim
Produk makanan, farmasi, atau hortikultura punya karakteristik berbeda. Pastikan suhu dan kelembapan sesuai kebutuhan produkmu. - Durasi dan rute pengiriman
Pengiriman antarpulau butuh sistem pendingin yang lebih stabil. Pertimbangkan juga potensi keterlambatan dan cuaca ekstrem. - Volume barang
Pilih ukuran kontainer yang sesuai. Jangan terlalu kecil karena kurang efisien dan tidak sesuai, tapi juga jangan terlalu besar karena biayanya yang boros . - Pastikan adanya sistem monitoring
Teknologi real-time tracking dan detektor suhu akan sangat membantu saat memantau kondisi barang selama pengiriman berlangsung.
Kalau kamu butuh konsultasi pengiriman dengan cold storage container, Mitralogistics siap membantu kamu. Klik di sini untuk mulai mendownload Panduan Pengiriman Laut secara gratis.
Cold storage container sudah menjadi bagian krusial dalam pengiriman barang sensitif suhu yang memerlukan perhatian lebih. Maka dari itu percayakan proses pengirimannya kepada kami supaya menjadi lebih mudah dan aman.
Jika Anda berencana mengirim kargo dan memerlukan jasa pengiriman kontainer berpendingin yang terpercaya, jangan ragu untuk hubungi tim Mitralogistics sekarang juga.





