Pernah nggak, kamu lagi nungguin paket terus lihat status pengirimannya muncul kata-kata kayak “ETA delay”, “sedang di last mile delivery”, atau “menunggu delivery order”, dan kamu malah tambah bingung? Tenang, kamu nggak sendirian.
Daftar Isi
Dunia pengiriman barang—baik itu untuk kebutuhan pribadi, bisnis, atau belanja online—memang punya banyak istilah khusus.
Nah, supaya kamu gak salah paham lagi, yuk kita kenalan dengan istilah-istilah penting yang sering muncul dalam proses pengiriman!
Daftar Istilah Pengiriman Barang
1. Resi / Airway Bill
Ini mungkin istilah yang paling sering kamu dengar. Resi atau Airway Bill (AWB) adalah nomor unik yang diberikan oleh jasa ekspedisi untuk setiap pengiriman.
Nomor ini berguna untuk melacak posisi barangmu secara online. Kamu harus cek nomor resimu, jangan sampai resi yang kamu terima palsu.
2. ETA (Estimated Time of Arrival)
ETA adalah perkiraan waktu kedatangan barang. Biasanya berupa tanggal atau waktu barang akan sampai ke tujuan.
Tapi, ini masih perkiraan ya, bisa maju atau mundur tergantung kondisi.
3. ETD (Estimated Time of Departure)
Kebalikan dari ETA, ETD adalah perkiraan waktu barang akan dikirim atau diberangkatkan dari titik awal pengiriman.
4. Lead Time
Lead time adalah waktu total yang dibutuhkan dari proses pemesanan sampai barang sampai ke tanganmu. Ini termasuk waktu proses di gudang, pengemasan, hingga pengiriman.
5. Delivery Order (DO)
Delivery Order adalah dokumen atau instruksi untuk pihak pengiriman agar barang dikirim ke penerima.
Biasanya istilah ini sering digunakan di pengiriman skala besar atau pengiriman antar pulau.
6. Tracking
Tracking adalah fitur pelacakan barang. Dengan nomor resi, kamu bisa lihat status dan posisi paketmu saat ini. Hampir semua ekspedisi sekarang punya layanan ini.
7. Last Mile Delivery
Ini adalah tahap terakhir dalam proses pengiriman, yaitu dari gudang atau titik distribusi lokal ke alamat penerima.
Biasanya dilakukan oleh kurir. Di tahap ini kadang muncul masalah kayak salah alamat atau tidak ada orang di rumah.
8. Over Dimension Over Weight (ODOL)
Kalau kamu pernah kirim barang besar atau berat banget, istilah ODOL pasti muncul.
Artinya barangmu melebihi batas dimensi atau berat standar yang ditetapkan, jadi biasanya ada biaya tambahan.
9. Free on Board (FOB)
Istilah ini sering muncul dalam pengiriman internasional. FOB berarti penjual menanggung biaya dan risiko sampai barang dimuat ke kapal. Setelah itu, tanggung jawab pindah ke pembeli.
10. Cash on Delivery (COD)
COD adalah metode pembayaran di mana pembeli bayar barang saat barang tiba. Biasanya digunakan dalam transaksi online atau marketplace.
11. Consignee
Consignee adalah pihak yang menerima barang yang dikirim. Penerima ini bisa berupa individu, perusahaan, atau organisasi yang telah ditunjuk oleh pengirim untuk menerima dan mengambil barang tersebut.
12. Pickup vs Drop-off
-
Pickup: Barang diambil oleh kurir dari rumahmu.
-
Drop-off: Kamu sendiri yang mengantar barang ke agen pengiriman atau drop point.
13. Logistics vs Courier
-
Courier (kurir): Biasanya untuk pengiriman paket kecil dengan waktu cepat.
-
Logistics: Lebih luas, termasuk pengiriman besar, pengelolaan gudang, distribusi, dan rantai pasok.
Kenapa Kamu Perlu Tahu Istilah-istilah Ini?
Dengan memahami istilah-istilah pengiriman, kamu jadi:
-
Lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan kurir atau jasa ekspedisi
-
Mengurangi risiko salah paham soal status paket
-
Terlihat lebih profesional kalau kamu menjalankan bisnis online
-
Bisa ambil keputusan lebih cepat, misalnya saat pilih metode kirim
Tips Mudah Biar Kamu Gak Lupa Lagi
-
Buat daftar istilah pribadi di notes atau Google Keep
-
Gunakan aplikasi ekspedisi yang punya fitur tracking + penjelasan istilah
-
Tanya langsung ke CS kalau kamu ragu, mereka biasanya siap bantu
-
Bookmark artikel ini buat referensi kalau kamu perlu cepat-cepat ngecek arti istilah
Sekarang Udah Gak Bingung Lagi, kan?
Dunia pengiriman memang punya banyak istilah, tapi bukan berarti kamu harus bingung terus.
Dengan mengenal arti istilah-istilah ini, kamu bisa lebih tenang saat nunggu paket, lebih sigap saat kirim barang, dan pastinya gak gampang panik pas lihat status pengiriman.
Jadi, kapan pun kamu kirim atau terima barang, kamu udah siap dan paham istilah-istilahnya!
Terus perbaharui informasimu seputar pengiriman barang dengan membaca artikel menarik lainnya di blog kami!
Yuk, bagikan artikel ini ke teman kamu yang juga sering bingung soal istilah pengiriman. Biar sama-sama gak bingung lagi!
Pickup adalah layanan di mana kurir menjemput barang langsung ke lokasi pengirim, sedangkan drop off mengharuskan pengirim mengantarkan sendiri barangnya ke kantor atau agen ekspedisi terdekat. Layanan drop off umumnya lebih ekonomis karena tidak ada biaya tambahan penjemputan, namun Mitralogistics menawarkan keunggulan berupa layanan penjemputan gratis melalui skema pengiriman door to door. Pickup jauh lebih efisien karena menghemat tenaga pengirim dalam memobilisasi barang berat ke agen, serta memungkinkan penjadwalan waktu yang fleksibel guna mempermudah proses logistik barang bermuatan masif. Pada layanan drop off, resi langsung diberikan saat barang diserahkan ke agen, sementara pada layanan pickup, bukti pengiriman akan diberikan oleh kurir setelah proses pemuatan barang di lokasi Anda selesai dilakukan. Pertimbangkan aspek anggaran operasional, urgensi waktu sampai, jarak lokasi Anda menuju titik pengiriman terdekat, serta dimensi barang guna mendapatkan solusi logistik yang paling efisien dan nyaman.Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Penulis memulai aktivitas kepenulisan dengan aktif mengirimkan tulisan ke Harian Analisa Medan untuk rubrik Opini dan Mimbar Islam sejak 2012. Perkenalan dengan dunia SEO dimulai saat bergabung dengan portal berita online Mengerti.id pada Januari 2023. Saat ini, penulis berkhidmat sebagai SEO Content dan Copywriter di Mitralogistics, berfokus pada penyusunan konten edukatif seputar logistik, pengiriman, dan solusi kargo terpercaya.
#BeratBukanLagiMasalah, bersama Mitralogistics yang #BebasKeManaAja.






